Pertandingan Persahabatan : LGITIN – Suzuki


Hari menjelang sore, hujan tak henti2 membasahi cikarang. Perasaan cemas pun mulai merasuki para pemain basket diLGITIN, padahal berpuluh-puluh kolor telah di lemparkan ke gedung.dengan alasan untuk menahan hujan.entah ide siapa yang memulai seperti.apa hubungan antara kolor dengan hujan, malahan katanya, semakin anyep baunya, semakin berhari-hari dipakeknya, maka semakin lama efeknya untuk menahan hujan.walau dengan corak dora atau snoopy.

Tapi tampaknya, tak satupun rintik hujan berhenti.selamat, anda kedinginan!!! :D

Suasana hati kembali ceria dikala sebuah sms melayang ke June (salah satu pemain legendaris LGITIN) menyatakan bahwa cuaca di Suzuki cerah benderang. Wah, ada apa ini, ternyata kolor2 yang bersemayam di atap LGITIN berhasil menahan hujan di derah Tambun. Jadi lain kali, kalo mau main di LGITIN, lempar kolornya di Deltamas aja.

Semua pemain tampak cemas, karena beberapa pemain andalan terlihat tak bisa bergabung untuk membela LGITIN dalam laga persahabatan ini. Selain tuntutan OT yang semakin meningkat, seiring dengan cicilan yang terus bertambah, godaan terbesar adalah makan-makan yang disponsori oleh salah satu GM Korea, pilih mana, ayam bakar plus cendol atau keringat plus galon. Pilihan yang tak terlalu sulit dan memeras otak bukan?

…oh iya, kali ini komputer milik Wanda, berhasil dimatikan dengan mulus, tanpa cidera sedikitpun…

Ok, jam 5.40 pasukan pemberani dari LGITIN mulai meluncur. Di kawasan Hyundai, jalanan lancar sekali,nyaris tak ada yang menahan, seperti habis makan buah dan sayur-sayuran :)

Namun ketika sudah sampai tol cikampek menuju Jakarta, suasana berubah drastis. Marararencret….eh mararacet, mobi tersendat-sendat mirip goyangan Annisa Bahar, patah-patah gitu.

Rasa haus dan lapar yang mulai menyerang, berhasil di redam dengan hadirnya sebatang coklat.entah apa merknya tapi yang pasti, satu potong coklat itu menjadi makanan paling nikmat, mengalahkan Buntil di Jalan Asia-Afrika Bandung.

Mobil Tokijo sendiri kali ini di kemudikan oleh mantan Perelly Indonesia Yohan Sukar. Karena terbiasa dengan mobil ber CC besar dan stir yang Steering-with-Power walhasil mobil sering sedikit oleng, ini juga di karenakan jalanan yang bergelombang dan Gayus yang tertangkap di Singapura. Namun hal itu tentu tidak mengurungkan niat Anang Hermansyah untuk mempersunting Syahrini bulan Desember tahun ini.(???)

Eniwei, tokijo berhasil memasuki daerah Grand Wisata, yang ternyata jalan memotong menuju kawasan Suzuki di daerah Tambun.

Sesampai di pantat (baca:belakang) Pt Suzuki, kita disambut oleh keheningan.kekosongan.kebingungan.sedemikian sunyinya, hingga kentut sedikit saja bisa kedengaran jelas dan sebening aselinya.

Walhasil, jurpot (juru potret) pun mulai beraksi, mengambil foto-foto yang memang sangat menjijikkan dan tidak baik untuk di contoh anak-anak dibawah umur.

Kami memang kompak, tapi tidak saling mencintai…

Bukankah kamu milikku, dan aku milikmu ? huekkk!!!!

Setelah selesai dengan aksi nakal di depan kamera, barulah timnas basket LGITIN, di jemput menggunakan mobil shuttle Suzuki,

hal ini di karenakan, mobil yang kita bawa Toyota, selain Suzuki, pokoknya hukumnya haram masuk. Kecuali Forklift dan Truk Besar.

Setelah seidkit pemanasan, maka kita langsung tu de poin sajah. Strategy :main bagus, purnomo jagain double team, kalo shoot harus masuk.

Sedang ngatur strategy:.. “siapa yang jaga Purnomo?…yuk ..cang kacang panjang yang panjang jagain Pur!!!”

Detik2 pertama LGITIN langsung menggebrak dengan aksi playmaker QQ. berkali-kali kombinasi QQ-Idan mencabik-cabik pertahanan Suzuki. Twin Torren Yohan-Wanda berhasil menjaga pertahanan dengan baik. Belum lagi aksi Edo, dengan gaya shoot-nya yang baru berhasil melesatkan bola berkali-kali ke jaring Suzuki. Gempuran belum berakhir , ketika Novel dan Yudha masuk menggantikan pemain lama yang sudah kelelahan, keduanya berhasil membuat bingung Suzuki (dan juga team sendiri T T).

Purnomo sendiri, bermain di babak ke 2 sampai terakhir. Aksi tronton ngebut di jalan tol-pun tidak pernah berhasil,bola rebound pun sudah pasti di kuasai oleh Rebounder terbaik LGITIN : Yohan. Selain bertugas mengamankan bola rebound (inilah resiko terbesar apabila pemain ini tidak ada), dia juga bertugas menjaga Purnomo. Bukan tugas yang mudah ternyata, perbedaan tinggi badanlah yang menjadikan Yohan selalu NYELIP di ketiak Purnomo. Hasilnya Purnomo tidak berhasil membuat satu angkapun.

Skor akhir 41-13 memang angka yang fantastis, mengingat kita hanya pas2an.

Kemenangan ini tentunya dijadikan sebagai pelajaran penting,seperti sebuah prinsip yaitu Ada gula ada semut.

Dimana ada kemenangan, disitu ada hal yang manis. Namun ,ternyata pose2 menjijikkan kembali merasuki para pemain2 LGITIN yang doyan di foto, berbagai aksi dunk ga jelas, hasil jurpot, bisa di lihat disini.

Memcoba menggerakkan bola yang ditengah dengan punyanya masing-masing…

Edo yang kekeuh dirinya berasap (dah kaya tumpukan sampah di Cimahi dong?) minta di foto dengan sudut yang menyulitkan jurpot

 Edo mencoba meyakini kita semua bahwa tubuhnya berasap ” gile badan gue berasep….ada asepnya nih….foto..fotoin dong..”

 

Setelah selesai, sebagian anggota timnas, bergerak ke arah masing2, Novel ke rumahnya, Rangga ke tambun, Wanda ke LGITIN…

Sedang sisanya : June, Yohan, Edo, QQ, Idan dan Yudha, memutuskan untuk mencoba kuliner sejenak. Target pertama adalah Warung Mbok De’.Namun sayang, sudah tutup. Walhasil, kembali ke rencana semula yaitu makan di Ruko Thamrin. Setelah makan, ternyata suasana jadi gelap, karena mati lampu.

Tetep,dalam kondisi mati lampu, foto2 tetap terlaksanan.kali ini dengan efek asep sate dan lampu jalanan. :)

Ya memang, kami telah melakukanya bersama-sama…

Kucing Mati : Kenapa jarang terlihat dan sulit ditebak ?

…tak pernah terbesit di pikiranku bagaimana aku mati nanti, di tabrak mobil kah , jatuh dari pohon, kejedot penggorengan, ketiban pohon beringin tumbang, ke giles motor, kejepit di selokan atau di kejar anjing gila 24 jam nonstop..ah sudah lah, tak usah meratapi hal yang tak menentu…jalani saja hidup ini…bay de wei, itu anjing gila ngapain pagi-pagi dah nyamperin kesini ??  – rintihan kucing di ujung ajal –

Siapa bilang kucing punya 7 nyawa ? mungkin itu ungkapan pemuda yang benci kucing, lalu berkali-kali memukuli kucing, bahkan berusaha melakukan berbagai macam rencana pembunuhan dengan berbagai cara dan alat-alat yang sadis. Tapi sang kucing tak kunjung jua menemui ajalnya. Sudah di lempar dari lantai 3, di pecut dengan tali, di simpen di kresek lalu di taro ditengah jalan…selalu bisa selamat.

Lagi-lagi saya terlibat dalam dialog yang tak penting di pagi hari, saat sarapan bareng-bareng teman, tiba-tiba muncul seekor kucing dengan ekor yang buntet, lalu kita mulai berdialog membahas kemenangan Arsenal dan Isu nikah sirih Ahmad Dhani dan Mulan ( sumpah….ga penting dan ga nyambung!!!)

Tiba-tiba di ujung kursi sebelah sana, salah satu teman saja nyeletuk, dengan mulut masih mengunyah bakwan dan tangan megang sendok yang sudah terisi nasi uduk, terlihat bihunnya berjuntai disekitar sendok plastik.

“eh…wlhow pemnah leat ucheng mawthiew wha” *(eh…lu pernah liat kucing mati ga?)

Kita cuekin aja, meski ngerti, tapi kasian kalo kita terusin pembahasan ini, nasi uduknya bakan bisa bikin dia tersedak. … okeh, udah di telen..

“belum coy, keseringan mah liat tikus ama kambing kalo disini mah” kata saya

Ya memang, kenapa jarang terlihat kucing mati, maksudnya kelihatan jelas proses kematianya, ataupun bangkainya. Teman ada yang berpendapat, bahwa kucing pasti akan melakukan perjalanan jauh tatkala sadar bahwa dirinya sudah mau mati atau tua. Sehingga dia akan mati terhormat dengan kondisi “KELELAHAN dalam BERJUANG!!” bukan dalam keadaan hina seperti salah diagnosa ato mal praktek rumah sakit (???)

Keismpulan lain juga di kemukakan dalam dialog seputar “kematian-kucing dan rekan”, “mungkin dia bunuh diri. Bisa dengan menabrakkan diri ke mobil atau pura-pura nyebrang rel kereta api, lalu ketika dateng kereta, dia pura-pura pingsan, dan kepalanya di taro  rel kereta itu.

Yang lebih konyol lagi, kesimpulan lain “mungkin dia gali kuburannya sendiri…jadi matinya karena keselek pasir atau tanah!!! ”

Tapi 2 minggu yang lalu, kucing kesayangan saya “BUNBUN” telah berpulang ke alam baka. Jenazahnya telah di kubur oleh tetangga saya. Sebab musabab kematianya masih menjadi misteri, tapi yang pasti bukan karena orang ketiga.

Ini sepenggal cerita tentang “BUNBUN” yang belum sempat di cetak di media masa di Jerman, karena dinilai terlalu sedih dan mengharukan…

Bunbun sedang pose untuk majalah dewasa

Berikut kisah “BUNBUN” (alm) di sajikan dengan lugas dan tajam, setajam duri ikan tongkol :

Bunbun, gadis belia asal Cibarusah menutup usianya minggu lalu. Hal ini tidak hanya mengundang tangis orang tua namun juga lelaki separuh baya dari desa Cibarusah.

“Bunbun gadis manis, putih dan lemah lembut”, ujar Kumbang, salah satu karyawan salah satu PT di Kawasan Industri Bekasi. Oknum yang dicurigai polisi sebagai pembunuh gadis belia ini adalah YK, salah satu trainer sebuah sekolah cuci otak di salah satu perusahaan ternama.

Tetangga-tetangga YK tidak banyak berkomentar karena mereka tidak pernah mengenal oknum dengan baik. “Mas YK itu agak aneh, suka bicara sendiri, teriak-teriak slogan yang tidak kami mengerti dan sering sekali menghabiskan waktu yang lama di Empang Cibarusah,” ujar Jalu, salah satu warga desa. “Kami sedang menjalani penyelidikan dan tidak dapat memberi komentar banyak kepada media,” ujar Jumin, Kepala Polisi Lippo Cikarang.

“Kami menjunjung tinggi asas ‘presumption of innocence’ artinya a person is considered innocent until he is proven guilty,” tambah Jumin tanpa menerjemahkan arti kalimat tersebut. Barang bukti yang ditemukan di TKP adalah sebuah kaleng kornet terbuka yang diperkirakan sudah berusia empat hari. “Kornet itu usianya pasti sudah empat hari karena sudah berlumut dan berjamur.

Mayat Bunbun sendiri ditemukan setelah satu hari dengan posisi telungkup dan lidah menjulur,” ujar Kepala Tim Forensik, Bengbeng. Pihak kepolisian optimis dapat menjawab misteri kematian Gadis Cibarusah yang mengundang banyak tanya berbagai pihak. “Beri kami waktu untuk bisa memberi jawaban terhadap kasus ini. Bisa, pasti bisa!” ujar Bengbeng menutup pembicaraan. –SB-

 Foto2 bun2 selagi masih hidup hiks hiks hiks :'( (ini sedih beneran)

Ide Gila : Impian kaya sesaat dengan cara merampok Toko Mas

…entah apa pikiran yang muncul dalam pikiran ini, tiba-tiba terpikir kisah perampo toko emas yang belakangan ini kembali marak, bagaimana mereka melakukanya dan apa modusnya…hmmm

Perbincangan ga penting sehabis makan siang

temen :”joe, gue mau kaya instan”

gue :” apaa…mie instant? gila lu..baru makan soto segede baskom masih laper aja lu!!! gila!”

temen : “bukan mie…mau kaya atau tajir secara instant, bijimana caranya yak?”

gue : “rampok toko emas aja…di jamin langsung kaya mendadak…tapi kalo ketangkep, jadi miskin mendadak…high risk? opp cors, but you will be rich if you success…(sok bule bgt)”

temen :” ide bagus kaya’nya… :D”

Sepertinya temen gue tertarik lalu dia mencari2 e-book tentang bagaimana cara merampok toko emas di belahan dunia lain, berharap menemukan e-book “how to be a great thief : for dummy” atau “how to instantly rich by burglary gold store” namun akhirnya dia menemukan banyak pdf-pdf berisikan e-books mengenai kamasutra(???) ..bener2 gak nyambung!!!

Okelah , memang merampok toko emas menjajikan kemewahan sesaat, emas bergelimangan (ya iyalah namanya juga ngerampok toko emas, kalo ngerampok toko beras baru beras yang berserakan), kemudian di cap pemberani oleh kelompok sesama perampok, istilahnya naik kasta. Kalo cuman nodong atau jambret kalung emak-emak di pasar mah ga ada nilai plus-nya.Namun sampai kapan mereka bisa menikmati kemewahan itu ? biasanya pola hidup berubah drastis. Seminggu setelah perampokan berhasil di laksanakan, kalo makan selalu di restoran yang pake ac, di pinggir laut, danau, di pegunungan, cafe-cafe, menuya seafood dan minuman ber aroma2 eropa…meski ga ngerti gimane masaknya, tapi kalo dah ngeliat daging gede2 se besar sendal bakiak dengan saos barbekyu yang kuat aromanya, mmmm udah ngilernya luber2 ke leher dan dada…deuh…hedon banget deh

Ga kebayang kalo udah masa paceklik, di uber-uber polisi, lari kesana  kemari, ngumpet-ngumpet di balik kardus, nyamar pake jenggot-jenggot palsu…susahnya ga ketulungan..

Jadi gimana masih berminat jadi perampok toko emas dengan kemewahan sesaat?

Pikir-pikir lagi ya…ini cuman ide sesaat akibat ingin tajir instant, memang ada yg bisa melakukanya, tapi 90% yang gue temui adalah buah dari kerja keras bahkan darah-darah di masa lalu, 10% yang tersisa adalah dari warisan

mari berjuang!!!!

Angkot dan Prilakunya yang menyebalkan

“Berapa lama lagi gue harus menunggu didalam angkot ini,  keringat mengucur deras menyisiri sela2 tubuh dengan derasnya, mata memerah, kaki kiri semutan akibat tindihan ibu2 di sebelah, tangan tak bisa bergerak, kanan kiri pemandangan sama, semua basah kuyup, ya Allah, yang baru masuk bawa ayam pula!!! alamak!!!..ya Tuhan berilah hambamu kekuatan menjalani cobaan ini…”- doa hamba tak berdosa di siang bolong –

Pernah mengalami hal ini ? sering atau setiap hari ?

Ya, memang sungguh pengalaman yang memilukan, atau mungkin rutinitas yang menguji kesabaran kita setiap hari. Apa mau di kata, angkot sebagai alat pendukung kita beraktifitas (sekolah,kuliah,ngantor,bisnis,kencan dll)  memang memberikan pilihan yang bisa menghemat, ketimbang bawa motor atau mobil yang menguras banyak biaya dan kaki pegal2 karena macetnya jalanan ibu kota, mending naik angkot, bisa molor dan bermimpi2 sambil ngacay ke mana-mana, atau bahkan disambi aktifitas lain seperti update status  fesbuk, sms2an, baca komik, main catur, main gaple, main monopoli atau main petak umpet (tunggu!!! ini lagi bahas angkot, bukan pos hansip!)

Tapi, sopir angkot sendiri mungkin melihat dari sisi yang bebeda, selain persaingan, urusan dapur supaya bisa ngebul, juga jadi pemikiran mereka setiap harinya.

Mau ga mau, ya penumpang jadi korban. Ato istilahnya “take it or LEAVE it”. gue pernah bilang gini “ya ampun mas, gak akan ada yang naik lagi kok, udah 20 menit diem2 aje, nunggu sapa lagi, 5 menit lagi ga jalan gue turun nih! “ancam gue. Lima menit berlalu, gue turun dengan muka tersungut2. Nunggu agak jauhan kedepan, sekitar 15 menit, ternyata ada juga angkot yang lewat, gue setopin, gue naik, ternyata angkot yang tadi lagi (damn!) . dasar kelakuan, entah hobi atau emang udah kebiasaan, ngetem lagi di pengkolan depan.ya sudah terima nasib dengan lapang dada.

Angkot sudah berjalan dengan tenang. Angin kencang dan segar cukup untuk mengeringkan keringat yang dari tadi dah ngucur di sekitar ketek. mayan, agak keringan. namun sekilas, bulu ketek terlihat masih kemilau berkeringat.

Tiba2 angkot ngerem mendadak “Ciiiiiiittttttt…” buset, semua penumpang pada geser ke depan semua, gue yang duduk tepat dibelakang sopir, kejepit.

“kenapa mas, nginjek tokai? lindes aja napa, kena ban ini, bukan kaki!!” gue tanya dengan suara agak keras, namun wajah ga berani tatap muka sopir lewat spion, gue ngeliat ke bawah.

Ow, ternyata, sang sopir melihat dengan jeli, bahwa tadi ada calon penumpang yang ada di gang yang tadi terlewat. Terus dia mundurin mobilnya, sambil melihat kebelakang. 

Yang ditunggu padahal lagi ngunci pager, seorang  mbak2 dengan sedang membawa payung. Bayangin, seluruh penumpang matanya tertuju ke mbak2 itu.  Ga tau grogi karena diliatin, terlihat gembok berkali2 jatuh, tu pager lama amat di gemboknya.  Kita semua menyaksikan dengan penuh harapan. Beberapa kali gemboknya jatuh, kita cemas, bahkan ada yang memasang raut wajah kecewa dan mengurut dada, lalu mengusap wajahnya, ada yang sampai pindah posisi tempat duduk untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas, bahkan ada yang sampai buka jendela lalu menatap dengan penuh seksama. Untung ga ada yang ngasih semangat yel2 atau kibar2in spanduk dan berteriak2   “AYO kamu pasti bisa!!!! KAMI mendukungmu di sini!!!!”

“Ctek..klek” pagar telah di gembok, kami semua yang di dalam angkot lega sekaligus terharu dengan keberhasilan mbak2 tadi mengunci pagarnya dengan gembok, ingin memberikan ucapan selamat atau trophy penghargaan atas usahanya itu.

Mbak2 tadi mulai berjalan ke arah angkot, jalannya pun santai, rambutnya yang hitam dan panjang, sesekali di kibaskan ke belakang, karena rambutnya menutupi wajahnya. terlihat anggun, dengan lenggak lenggok-nya ia mulai mendekati angkot, lalu berkata “maaf, saya ga naik angkot, cuman mau ke warung di seberang sana”ujar si mbak2 tadi santai.  GUBRAKKKK !!!!!!

Dan perjalananpun kembali di lanjutkan…dengan kecepatan yang tinggi. kami mulai senang, karena ga ada yang nyetop2in nih angkot, berarti makin cepat sampai tujuan.asyiiikk

Tiba2 angkot berhenti lagi….”Ciiiiiiiiiiitttttt….” dan sopir kembali mundur seperti tadi….kalo ini ada nenek2 sedang keluar dari pagar…dan terlihat memegang rantai dan gembok…..

” OH TIDAK!!! semoga ini bukan mimpi buruk!!!

Narsisme Dunia Akherat!!!!

okeh, sebenarnya nih postingan dah lama banget mo gue bikin, tapi berhubung ke asikan dengan

dunia lain (selain blogging ya, bukan siluman) hasilnya blogging terhenti beberapa bulan.

jadi bencana ini terjadi di tahun 2005, dimana saat itu gue habis sidang skripsi, jadilah gue

lelaki paling tidak mempunyai tujuan yg jelas. Anda pernah kan mengalaminya?

Nah, saat itu fans2 gue yg berada di rumah sebelah kosan gue (yang ternyata selalu memperhatikan

gue, terutama saat sholat berjamaah…ketahuan ya sekarang) minta di fotoin.

Sepintas gue kira ini hanya mimpi buruk atau berita angin puyuh dari negri sebrang, ternyata ini

sebuah kenyataan yang harus gue terima pada malam itu. Mereka memaksa bahkan mengancam dengan

sebilah sendok garpu (lu kira gue ayam penyet ape???). Akhirnya dengan sangat terpaksa dan

bercucuran keringat, gue harus memoto2 mereka.

Gue juga ga ngerti, kata mereka mau di bikin kalender tahunan, lalu disebar gratis di segala

penjuru kota. Mungkin layaknya di jadiin foto kalender harian aja, jadi seminggu dah habis.jangan

tahunan, ga kebayangkan setahun ga berani liat tanggalan :)

langsung kita bahas foto2 jenaka ini….

1.idenya pas nemu kacamata di kolong meja, jadilah ini begaya ala TUKANG URUT PANGGILAN (TUP)
2.Ceritanya pada jago masak, mereka punya semboyan “MEMASAK DENGAN CINTA” dan berharap banget gue

mencicipi makanan mereka dan memujinya (huek!!!!)

3. katanya “sleeping beuaty” … mimpi apa ya?
4.Eifel i’m mules
5.gaya ” malu-malu kucing garong”
6. “OMG ..yohan ganteng sekaleeeee”
7. jariku adalah segalanya!!!
8. putri duyung kelilipan

Short Film : Joe Got Crazy 97.6 % (pre-production)

rencananya akan launching pertengahan 2008, berhubung sutradara, kameramen dan editingnya pada berhalangan dan sibuk dengan pekerjaan (info : semuanya 1 orang yaitu GUE!!!!), film ini tertunda sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan, hanya Tuhan yang tau segalanya….amin!

Ternyata bikin film itu gampang2 sulit, tergantung mood.
film ini bercerita tentang kehidupan seorang lekaki penyendiri, dia memiliki kehidupan yang berbeda, tetapi tidak sakit jiwa, bahkan waras 100%, hanya saja cara2 yang dilakukan untuk aktifiitas sehari2 memang tidak wajar, sepert cara meminum air di gelas, menggaruk punggung yang gatal, atau bahkan kegiatan memutilasi nyamuk dan kecoa.benar2 kejam!!!

NB : beberapa bulan lalu, camera DVD gue di rampok maling, jelas sudah tertundanya film ini  :(

Balada Sakit Perut dan Razia Bencong

Ketika sakit perut melanda, ketidak berdayaan kadang muncul tanpa diduga, makanlah makanan yang sehat dan jangan lupa…siapkan selalu celana ganti!!!

Suatu sore yang cerah, Wartono sedang berjuang melawan sakit yang di deritanya.Wajahnya pucat, seluruh tubuhnya keringatan,mata merah,

dan bulu kuduk merinding. Bibirnya kering dan benar-benar tersiksa keliatanya.Juned, teman sekamarnya, datang melihatnya…

juned :”Kenapa lu bow?”
wartono :”gile, gue sakit perut nih, nah 13 kali nih ke wc, parah banget deh bow”
(ini bukan perbincangan antara BOWO BERSAUDARA, tapi bow = bro = brother)
juned: ” wah ntar malem ga bisa nemenin eyke dinas dong bow?”
wartono: “ga tau deh,mudah2an sih bisa, tapi “lolipop” aja, ga berani “ditembak” , mulesnya itu loh bow…kagak naaahaaaaan”
juned : “ya ga apa2, eyke males sendirian kalo dinas, tau sendiri kan, kemaren eyke di rampok, hape BB ama sempak di embat,di pukulin trus di iket di pohon rambutan, dipukulinya sih ga seberapa, yang parah ya pas di iket gitu, eyke dirubung semut rang-rang semaleman”
wartono: “pantesan kemaren ga pake celana 3 hari,sarungan doang….cucian deh loe…oke deh,kita dinas bareng ntar malem. lagian duit dah..cekak nih, kemaren abis kepake buat bayar tukang gali sumur,dari pada kagak mandi bow…”

Matahari telah terbenam.kedua pria  itupun mulai bersiap-siap memakai pakaian seseksi mungkin. Dengan bedak yang tebal, dan lipstik yang menor.mereka mencoba untuk mencoba peruntungan mereka di malam yang dingin ini.malam ini Wartono memakai parfum baru.malam itu drescode-nya adalah : YOU CAN SEE (my kelek).

Mereka pun menyetop angkot.posisi duduk pun terlihat asal.penumpang dengan sangat jelas(live), menyaksikan pemandangan yang mangharukan dan mengerikan.gimana tidak, dengan rok mini, dan posisi kaki jegang,seperti sedang nongkrong di warung, semua orang melihat jelas bekas luka garuk di sekujur paha sampai dengkul monyongnya, belum lagi penampakan warna putih,yaitu  sempak hing’s, yang mulai memudar dan sangat kendor.

Ditambah  wangi parfum yang menyeruak keras-menusuk hidung-memerihkan mata .terasa seperti penyiksaan lahir batin bagi penumpang lain di angkot ciputat-pd.labu itu.

Udah gitu pakaian u-can-see yang membuat orang bisa melihat bedak yang sudah bergrenyel-grenyel  menggantung di bulu ketek  rimbun seperti semak belukar yang dibakar.sesekali wartono mencoba untuk memainkan bulu-bulu itu dengan “memilin”*) ,sehingga berkali-kali bedak ketek berjatuhan ke lantai angkot.

 *) (gerakanya : menggunakan jempol tangan dan ibu jari, objek di letakan di antaranya,di tekan, kemudian di pilin (gerakan memutar dgn menggesek-gesek) sehingga tercipta hasil maha karya yang indah dan sempurna.cocok untuk hiasan dinding dirumah atau pelengkap aquarium)

Malam itu,semua anggota divisi “Ubur-ubur malam” sudah berkumpul.Sebelum beraksi mereka biasanya bergerombol 4-7 orang.mereka telah menentukan area dinas dulu.sebelum memulai, biasanya mereka pemanasan dulu.mulai dari push-up, scout jump, sampai lari keliling mall 6 keliling.

“pemanasan ini penting, untuk menjaga kebugaran saat bersama pelanggan atau berjaga-jaga nanti kalo di uber kamtib” ujar Sutarman alias Ema,ketua area 07 – jakarta selatan divisi “ubur-ubur malam”. Sutarman sendiri pernah mengalahkan 5 petugas yang mengejarnya.Bukan hanyadi ajak adu lari, sesekali pemuda yang memiliki sabuk hitam karate ini berhenti, lalu mengajak tarung salah satu petugas, walhasil dengan kondisi fisik yang prima, ke lima petugas, mendapat bogem mentah secara bergiliran.sehingga pada akhirnya pun mereka menyerah.

Sutarman juga tidak lupa menyiapkan sepatu  untuk lari yang selalu di selipkan di pohon pepaya terdekat.

Selain itu, seminggu sekali mereka juga  latihan panjat pohon.mulai dari pohon jambu,kelapa, meranggi sampai pohon pete yang tingginya luar biasa.mereka harus bisa mencai puncak pohon dalam waktu 4 detik.rekor tercepat naik pohon pete di pegang oleh Karyadi alias Nancy, yaitu hanya 2,7 detik.wajar, dia penah ikut parkour(keterampilan loncat dan manjat dari perancis). Selain itu juga dari kecil sering manjat pohon kelapa.

Malam sudah larut. Para “bidadari jadi-jadian ini” pun sudah mulai berserakan di jalanan.sebagian masih ada yang makan malam.

Tiba-tiba dari kejauhan polisi mulai menggerebek kawasan itu.Junaidi dan wartono mulai kebingungan.mereka mencari daerah untuk menyelamatkan diri.
juned : “No, Mas Kar mana ya?”
wartono: “wah dia mah sudah naik di atas pohon yang itu tuh…tuh kakinya udah nyampe pucuk”
Terlihat  pucuk pohon yang bergoyang, dan sekilas ada sesosok makhluk memakai baju merah disana, telah berpegangan erat dan sambil tersenyum kemenangan yang lebar dan bangga.sudah pasti itu Mas Kar alias Nancy.selamat ya mas, sampai ketemu besok pagi.

Suasana dibawah sana panik.Semua tunggang langgang.gerakan gemulai berubah drastis menjadi sprinter kelas dunia.bayangkan semua otot kaki keluar, betis pun terlihat membesar seketika,walau baju masih warna-warni,sambil berlari dan melompati berbagai ketinggian pagar dan bonsai di jalan, rok pun di angkat sampai ke pinggang.terlihat beberapa tidak peduli dengan sepatu hak tinggi-nya.

Mereka melepaskanya sampil berlari dengan di menendang-nendang ke angkasa.walhasil, banyak sepatu melayang yang memakan korban, ada yang memecahkan kaca gerobak siomay, gerobak bakso,  bahkan ada yang nyasar ke dalam rumah makan. Duapengendara motor pun tak luput dari “meteor sepatu” di malam mencekam itu.

Malam itu tidak ada kendaraan yang lewat.angkot pun tidak berani lewat. kurang lebih ada 7 banci yang berhasil lolos.tapi masih dalam pengejaran petugas.di saat panik seperti itu ada tukang bajaj yang nyasar.tak menunggu lama, ke tujuh banci itu pun menyerbu masuk ke bajaj seperti pasukan berani mati menyerbu mobil teroris. Sulit  dibayangkan ke tujuh-tujuhnya masuk semua ke dalam bajaj yang sempit.

Mereka berdesak-desakan.suasana sangat kacau.keringat-bedak-air liur numplek ga jelas di tumpukan itu.hiruk-pikuk kian menyaring.di tambah dengan dengus dari suara ngos-ngosan yang semakin keras.ada yang teriak karena terhimpit pahanya.ada yg kejepit kakinya.matanya kena dengkul. Wartono terlihat berada di posisi yang menggenaskan.terinjak di bawah jok.

juned : “ayo bang…buruan dong, bawa kita kemana aja..yang penting selamat dari polisi”
rame-rame: ” iya iya…buruan…gerah banget tau…cepetan dong bang”
wartono : ” aduuuhhh….aduuhh…aku ga tahan lagi nih….
juned : ” sabar No, tahan dulu..
Bang Bajaj : “beresss bosss….pegangan semua ya….

Bajaj di gebeer ngebut sepanjang jalan, rupanya polisi juga mengejar dengan mobil, wah dah mirip kaya transporter.seru banget. tapi sayang pengejaran harus berakhir.Wartono tidak mampu lagi menahan gejolak pencernaan yang memberontak.

” BROBOOTTT…..brobottttTTT….BROBOTTT……SSSHH DUT!!!!!!”

Abang bajaj malah terus menggeber bajajnya dengan menggila….

“WUAHHHHHHH…..STOP STOP STOP BANG!!!! STOP……..BANG TOLONG BANG STOP DONG……WAAAAAAHHHHAA STOOOPPP”

semua penumpang berteriak dengan sekuat tenaga dengan mata sambil menangis, dan bingung apakah harus menutup hidung atau pegangan….bajaj pun berhenti mendadak karena abang bajaj udah di cekek sama juned yang sudah menangis dari tadi.

Wartono : “sorry ya teman-teman….bay de way,ada yang bawa celana ganti ga?”

– tamat * 

*ganti celana dulu ya…..